Jumat, 29 Juni 2012

Palembang Tourism

NAJIHATUL FITRI (15611084)
1SA02
SOFT SKILL 2 (KEPARIWISATAAN)




PENDAHULUAN


1. Alasan Penulisan

Mengapa saya memilih kota Palembang sebagai bahan penulisan saya?.
Karena Kota Palembang yang terletak di Provinsi Sumatera Selatan adalah kota yang patut kita jadikan sebagai referensi tujuan pariwisata, karena disana kita dapat menikmati indahnya alam, indahnya bangunan-bangunan, rumah-rumah adat, wisata-wisata air, dan wisata-wisata sejarah. Jadi sangatlah tepat jika kita mengisi liburan di kota yang terkenal dengan empek-empek khas-nya ini.
  

2. Tujuan Penulisan
  
Tujuan saya dalam penulisan ini adalah untuk memenuhi tugas matakuliah "Soft Skill 2" yang dibimbing oleh bapak Hendro Firmawan sebagai dosen Soft Skill 2. Selain itu untuk lebih mengeksplor wisata-wisata di kota Palembang, karena banyak sekali tempat-tempat wisata menarik di kota Palembang yang tidak banyak orang ketahui.


3. Metode Penulisan
  
Metode saya dalam penulisan ini adalah dengan metode pustaka, dan metode lapangan.

  
 4. Sistematika Penulisan
  • BAB I Membahas tentang definisi pariwisata secara keseluruhan
  • BAB II Membahas tentang tempat-tempat  wisata di kota Palembang


PEMBAHASAN
 
BAB I


 1. Definisi Pariwisata
  
Pariwisata atau turisme adalah suatu perjalanan yang dilakukan untuk rekreasi atau liburan, dan juga perlu adanya persiapan yang dilakukan untuk aktivitas ini.


 2. Definisi Wisatawan


 Seorang wisatawan atau turis adalah seseorang yang melakukan perjalanan paling tidak sejauh 80 km (50 mil) dari rumahnya dengan tujuan rekreasi.


3. Jenis-jenis Pariwisata

  • Wisata Budaya
  • Wisata Kesehatan
  • Wisata Olahraga
  • Wisata Komersial
  • Wisata Industri
  • Wisata Politik
  • Wisata Konvensi
  • Wisata Sosial
  • Wisata Pertanian
  • Wisata Maritim (Bahari)
  • Wisata Cagar Alam
  • Wisata Buru
  • Wisata Pilgrim
  • Wisata Bulan Madu


4. Syarat-syarat Daerah sebagai Pusat Wisata yang Berhasil

Sebuah objek wisata yang baik harus dapat mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya, mampu menahan mereka ditempat tersebut dalam waktu yang cukup lama dan memberi kepuasan kepada wisatawan yang datang berkunjung. Untuk mencapai hasil itu, beberapa syarat harus dipenuhi, yaitu:
  • Kegiatan (act) dan objek (artifact) yang merupakan atraksi itu sendiri harus dalam keadaan yang baik.
  • Karena objek wisata itu disajikan dihadapan wisatawan, maka penyajiannya harus tepat.
  • Objek adalah terminal dari suatu mobilitas spasial suatu perjalanan. Oleh karena itu juga harus memenuhi semua determinan mobilitas spasial yaitu, akomodasi, transportasi, promosi, serta pemasaran.
  • Keadaan di objek wisata harus dapat menahan wisatawan cukup lama.
  • Kesan memuaskan yang diperoleh wisatawan setelah menikmati objek wisata.



 BAB II


 OBJEK-OBJEK WISATA DI KOTA PALEMBANG

Kota yang terletak di daerah Sumatera Selatan ini ternyata menyimpan keindahan alam yang tidak banyak orang ketahui dan memiliki budaya yang beragam, jadi tepatlah jika kita jadikan kota Palembang sebagai referensi objek pariwisata yang wajib dikunjungi. Dan inilah beberapa tempat-tempat wisata di kota Palembang:


1. Wisata Alam
  • Jembatan Ampera dan Sungai Musi

  


Sungai Musi adalah sebuah sungai yang terletak di provinsi Sumatera Selatan, Indonesia. Dengan panjang 750 km, sungai ini merupakan yang terpanjang di pulau Sumatera dan membelah Kota Palembang menjadi dua bagian. Jembatan Ampera yang menjadi ikon Kota Palembang pun melintas di atas sungai ini. Sejak zaman Kerajaan Sriwijaya hingga sekarang, sungai ini terkenal sebagai sarana transportasi utama bagi masyarakat. Di tepi Sungai Musi terdapat Pelabuhan Boom Baru dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Kegiatan yang sudah menjadi tradisi disana adalah Lomba Perahu Bidar dan Perahu Motor Hias menghiasi Musi setiap Hari Kemerdekaan dan Hari Jadi Kota Palembang (17 Juni). Dan pengalaman saya berada di area sungai musi adalah menikmati kuliner-kuliner yang tersaji di pinggir sungai musi dibawah jembatan ampera sambil menikmati keindahan sungai.


  • Air Terjun Lematang


Air Terjun Lematang tidak begitu tinggi namun air lumayan deras dan derasnya sungai di sana memberikan pengalaman berbeda.


  • Taman Hutan Wisata Punti Kayu



Hutan Wisata Punti Kayu ini dapat dijangkau dengan kendaraan umum trayek km 12 yang letaknya sekitar 7 km dari pusat kota dengan luas + 50 ha Sejak tahun 1998 telah ditetapkan sebagai hutan lindung. Sejak tahun 1986 hasil kesepakatan antara Provisnsi Sumatera Selatan dan Departemen Kehutanan, Hutan Wisata Punti Kayu menjadi Hutan Wisata dengan menambah beberapa sarana wisata. Fasilitas-fasilitas yang terdapat dalam objek wisata ini adalah kolam renang, tempat teduh, kebun binatang, sarana olah-raga, ruang serbaguna, wilayah perkemahan, dan wilayah danau dan rawa.


  • Bukit Siguntang




Bukit Siguntang adalah tempat bersejarah di Kota Palembang di zaman Sriwijaya menjadi tempat bersejarah penganut agama Buddha. Daerah ini terletak 4 Km dari Kota Palembang dengan ketinggian 27 meter dari permukaan laut, tepat di Kelurahan Bukit Lama. Tempat ini sampai sekarang masih tetap dikeramatkan karena disini terdapat beberapa maka. Diatas bukit ini anda dapat menikmati panorama kota Palembang dari ketinggian Bukit Siguntang.


  • Kambang Iwak Family Park


Sebuah danau wisata yang terletak di tengah kota, dekat dengan tempat tinggal walikota Palembang. Di tepian danau ini terdapat banyak arena rekreasi keluarga dan ramai dikunjungi pada hari libur. Selain itu di tengah danau ini terdapat air mancur yang tampak cantik di waktu malam.


2. Wisata Sejarah

  • Taman Purbakala Kerajaan Sriwajaya



Taman purbakala kerajaan Sriwijaya terletak di daerah Karanganyar, bangunan utama di taman ini digunakan untuk menyimpan sebagian dari koleksi Sriwijaya yang dibuat antara abad ke-7 dan 13. Ada juga beberapa batu berukir dari pulau Cempaka.




  • Masjid Agung Palembang








Dahulunya masjid ini diberi nama Masjid Sultan karena sultanlah yang membiayai pembuatan dan sang pencetus pembuatan masjid ini, tapi seiring perkembangan waktu nama masjid ini berubah menjadi Masjid Agung karena masjid ini terlah menjadi Masjid Nasional dan merupakan masjid terbesar di wilayah Sumatera Bagian Selatan. Masjid ini sangat unik dari segi arsitekturnya karena memadukan 4 unsur budaya dalam pembangunannya, adapun 4 kebudayaan yang dicampur aduk jadi satu menjadi sebuah masjid yang begitu anggun dan kokoh ini adalah Arab, Cina, Eropa dan tentunya Melayu.




  • Benteng Kuto Besak


 




Benteng Kuto Besak Palembang dibangun selama 17 tahun (1780-1797 M) oleh Sultan Mahmud Badaruddin I. Konon, bahan bangunan ini menggunakan tumbukan kerang di tambah dengan putih telur.




  • Monumen Perjuangan Rakyat




Monumen Perjuangan Rakyat terletak diantara Masjid Agung Palembang dengan Jembatan Ampera dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Monumen ini didirikan untuk mengenang perjuangan rakyat Sumatera Selatan ketika melawan penjajahan pada masa revolusi fisik yang dikenal dengan “pertempuran lima hari lima malam” di Palembang pada tanggal 1 Januari 1947 yang melibatkan rakyat Palembang melawan Belanda.




  • Museum Sultan Badaruddin II




Sekilas bangunan tampak seperti rumah dua tingkat ini tampak mewah. Rumah Palembang tempo dulu coraknya seperti bangunan yang sekarang diberi nama Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.Terletak persis seberang Sungai Musi, bangunan ini tidak berubah dari awal didirikan oleh Jepang. Tepatnya sudah ada saat pejajah Jepang yang pernah injak kaki di Palembang. Sekitar tahun 1942 – 1945 gedung dipakai untuk jadi markas Jepang.Terdapat sejumlah koleksi sejarah yang bisa dinikmati oleh pengunjung museum. Mulai dari peninggalan kerajaan Sriwijaya sampai Kesultanan Palembang. Bisa dikatakan museum ini menjadi potret masa lalu kota Palembang tempo dulu.




  • Museum Balaputra Dewa






Balaputera Dewa Museum adalah sebuah museum publik yang menyimpan dan memelihara benda-benda bersejarah dan budaya. Balaputra Dewa adalah nama seorang raja Sriwijaya. Museum ini memiliki 3.715 koleksi yang terdiri 16 geologi, biologi 26, 2.073 etnografi, 87 arkeologi, sejarah 37, 456 numismatik, 29 filologis, dan 221 koleksi ceramologic; dan 55 benda seni, dan 15 koleksi teknologi modern. Para Balaputera Dewa Museum juga memiliki koleksi Limas dan rumah Ulu tradisional, dan bangsal patung.




  • Kampung Kapitan




Kampung Kapitan, daerah bersejarah di Sumatera Selatan ibu kota Palembang, menawarkan sekelompok 15 rumah panggung yang dibangun oleh masyarakat Tionghoa dengan ribuan kisah untuk diceritakan. Satu kisah tersebut menjelaskan bagaimana seorang perwira militer keturunan Tionghoa dengan pangkat Kapitan (kapten) yang digunakan untuk tinggal di sana. Bekerja untuk pemerintah kolonial Belanda, tugasnya adalah untuk mengumpulkan pajak, menjaga keamanan dan mengelola perdagangan opium.




3. Pasar


  • Pasar 16 Ilir





Pasar 16 ilir terletak di tepi sungai musi dan di dekat jembatan ampera. Pasar ini adalah pasar yang paling terkenal di Palembang.




4. Kuliner


  • Pempek Palembang






  • Martabak HAR






  • Pindang Patin Palembang






  • Mie Celor Palembang






  • Tempoyak






  • Celimpungan






  • Tekwan






  • Model




Dan masih banyak lagi makanan-makanan khas Palembang yang lain. Sungguh sangat menggugah selera.




DAMPAK PARIWISATA DAN MASALAH PARIWISATA


Pengelolaan pariwisata sungai di Indonesia tidak terlepas dari berbagai masalah yang mengiringi pelaksanaannya. Hal serupa juga terjadi pada pengelolaan pariwisata Sungai Musi. Karena kepadatan pengunjung dan kesadaran terhadap cinta lingkungan yang rendah, membawa dampak negatif terhadap keberlangsungan ekosistem Sungai Musi. Dampak negatif terbesar dan paling terlihat adalah kebersihan. Masalah kebersihan ini didapat dari pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya di sepanjang area wisata di sepanjang Sungai Musi. Sampah juga berasal dari penduduk sekitar Sungai Musi. Masalah kebersihan yang disebabkan oleh sampah ini berimplikasi pada banyak hal. Antara lain kualitas air menurun, kerusakan habitat organisme air, delta sungai lebih cepat terbentuk, dan lain sebagainya.




PERENCANAAN PARIWISATA


Untuk mendukung pengembangan wisata Sungai Musi, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan mengembangkan wisata kota tua di Kota Pempek tersebut. Wakil Wali Kota Palembang Romi Herton mengatakan, pengembangan wisata kota tua akan dilakukan pada berbagai objek wisata sepanjang Sungai Musi, persisnya antara Pulo Kerto hingga Pulo Kemaro, seperti Makam Ki Merogan dan Kampung Kapitan. Dia mengatakan, wisata kota tua di Palembang sudah seharusnya ada, apalagi Palembang merupakan kota tertua di Indonesia yang memiliki banyak peninggalan sejarah. Pemkot sendiri telah mempersiapkan rencana pengembangannya sehingga keberadaan wisata kota tua ini turut mendukung visi menjadikan Kota Palembang sebagai kota internasional. Untuk mengunjungi objek wisata ini,pemkot juga telah menyiapkan 2 kapal,yaitu Sigentar Alam dan Putri Kembang Dadar,serta 7 buah kapal kecil berkapasitas 20-30 orang, Disbudpar telah bekerja sama dengan pengelola hotel, restoran, dan agen perjalanan wisata.






KESIMPULAN


Kota Palembang sedang gencar-gencarnya menata dan memperbaiki objek-objek wisata di kota Palembang karena Palembang mempunyai visi untuk menjadi kota Internasional. Banyak sekali objek-objek wisata di kota Palembang yang sangat bagus untuk dijadikan referensi sebagai tempat liburan. Namun kekurangan dari wisata ini adalah kurangnya kesadaran akan kebersihan lingkungan dari para pengunjung. Selain objek wisatanya yang menarik, Palembangpun menawarkan berbagai macam kuliner khas Palembang yang sangat wajib dicicipi bila anda berada di kota tersebut.




REFERENSI:


Rabu, 27 Juni 2012

Soft Skill (Product Nokie)

   
ANALISIS

1.Produk
          Di zaman yang serba modern ini, ketinggalan zaman rasanya bila seseorang tidak memiliki telepon seluler ( Hand phone ), karena telepon seluler kini sudah menjadi alat komunikasi yang penting bagi seseorang. Semakin berkembangnya IPTEK di dunia ini, semakin berkembang pula tipe-tipe telepon seluler yang cukup canggih bahkan sangat canggih. Di mulai dari telepon seluler berfasilitas kamera dengan kualitas tinggi, Sound speaker yang berkualitas bagus, dapat menjelajah internet dengan mudah, 3G, bahkan Televisi pun ada dalam 1 genggaman. Untuk itu kami hadir untuk anda, kami tawarkan bermacam-macam fasilitas menarik yang tentunya berkualitas tinggi dan bermodis. Produk kami yang bernama “ NOKIE “  menawarkan bermacam-macam kelebihan yang akan hadir hanya dengan 1 genggaman anda. Kami mengeluarkan 3 macam tipe telepon seluler canggih yaitu:
·        Nokie N555
·        Nokie N777
·        Nokie N999
Ketiga tipe ini kami rancang dengan sebaik mungkin dan kami rancang dengan fasilitas-fasilitas semenarik mungkin agar anda nyaman dengan menggunakan telepon seluler ini terutama untuk anak muda.

2.Kualitas

Nokie N555


Tipe ini adalah produk yang memakai konsep N-Gage. Sesuai dengan konsep dasar yang digunakan, Nokie N555 mempunyai spesifikasi pada fasilitas musik, permainan ( games ), dan kapasitas memori yang besar, Kamera dengan 2 megapixels ( 1600 x 1200 pixels ), rekam video MPEG-4 QVGA sampai 15fps, kamera depan sampai 20x, fasilitas – fasilitas tersebut berkualitas sangat tinggi dengan kelebihan kapasitas memori besar, mempunyai eksekusi sebagai mobile gaming, Fasilitas ( fitur – fitur ) cukup memenuhi standar kebutuhan telepon genggam, multimedia lengkap, keluaran speaker kuat.


Nokie N777


Tipe ini kami desain untuk kalangan anak muda yang ingin bergaya dengan telepon seluler canggih dengan fasilitas jenis layar touch screen dengan 16 juta warna, resolusi layar 360 x 640 pixels, kamera 3, 15 megapixels ( 2048 x 1536 ), kamera depan, baterai 1320 mah ( standby time 16 hari 22 jam dan talk time 5 jam ). Semua fasilitas – fasilitas di dalam tipe ini adalah kualitas yang sangat baik.

Nokie N999



Tipe ini mengusung teknologi 3G di dalamnya dan punya segudang fitur yang dapat dibanggakan. Tampilannya didukung dengan layar berukuran 176 x 208 pixels, kamera 2 megapixsels dengan kualitas yang tentunya sangat bagus.

3.Prospek
          Telepon seluler “ NOKIE “ memang tergolong produk baru, namun kami akan terus berusaha untuk menjadikan “ NOKIE “ sebagai produk telepon seluler pilihan terbaik anda. Sesuai dengan slogan kami yaitu “ NOKIE make your live be better” kami akan terus menawarkan produk-produk terbaik kami kepada anda dengan fasilitas dan kualitas yang bagus dan tinggi untuk menjadikan hidup anda lebih baik dan mendistribusikan produk kami kedalam peloksok negeri ini bahkan ekspor ke luar negeri.

4.Harga
          Nokie dengan produk berkualitas tinggi namun harga terjangkau, berikut adalah daftar harga dari ketiga tipe kami:
Nokie N555, baru: Rp.2.255.000 dan Second: Rp.1.650.000
Nokie N777, baru: Rp.2.750.000 dan Second: Rp.1.800.000
Nokie N999, baru: Rp.1.500.000 dan Second: Rp.750.000

5.Distribusi
          Pendistribusian produk “NOKIE” ini baru kami distribusikan kedalam kota-kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Palembang, Manado, Samarinda, Banjarmasin, Balikpapan, dan beberapa kota besar lainnya. Karena produk kami adalah produk baru sehingga pendistribusiannya masih dalam kota-kota besar di Indonesia. Dan kami hanya menjual produk kami di outlet-outlet resmi kami sehingga untuk mengetahui lokasi-lokasi outlet NOKIE anda dapat mengecek lewat website kami di http://www.nokie.com.

-Najihatul Fitri-
 




Soft Skill (Pariwisata di Provinsi Sulawesi Utara)


NAMA KELOMPOK:
1. ALGANA PRABANDARU
2. AWALIA PUTRI RAHMA
3. FAJAR ARMANDO
4. NAJIHATUL FITRI

KELAS: 1SA 02
Mata Kuliah: SOFT SKILL


I.Minograph Provinsi


Provinsi Sulawesi Utara terletak di jazirah utara Pulau Sulawesi dan merupakan salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa. Dilihat dari letak geografis Sulawesi Utara terletak pada 0.300-4.300 Lintang Utara (LU) dan 1210-1270 Bujur Timur (BT). Kedudukan jazirah membujur dari timur ke barat dengan daerah paling utara adalah Kepulauan Sangihe dan Talaud, dimana wilayah kepulauan ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Filipina. Ibu kota Sulawesi Utara adalah Manado.Terdapat beberapa Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Utara diantaranya: Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Minahasa, Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kabupaten Minahasa Utara, Kota Bitung, Kota Manado, Kota Tomohon.
            Makanan khas Sulawesi Utara yang paling populer adalah tinutuan atau midal (bubur Manado). Di daerah Minahasa terdapat makanan khas yang jarang ditemui di daerah lainnya di Indonesia seperti daging ular dan paniki (daging kelelawar). Makanan khas lainnya seperti woku blanga dan cakalang fufu sering ditemui di daerah pesisir.


II.Tourism sites and activities
          Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang dapat dijadikan referensi wisatawan untuk berlibur, karena di Sulawesi Utara terdapat banyak objek wisata yang bisa dikunjungi diantaranya:

1.Danau Linow



Danau tiga warna - jingga, hijau dan biru - adalah keistimewaan dari danau dengan air yang mengandung belerang ini. Danau Linow tak terlalu besar, dikelilingi bukit dan gunung-gunung. Udaranya dingin karena angin lembah yang terus menerus menerpa pinggiran danau. Di sini, Anda masih dapat menjumpai kawanan burung bangau yang bermain di tepi danau, Tentunya Anda pun dapat menikmati keindahan danau yang unik ini. Di sekitar Danau Linow, juga terdapat beberapa retakan tanah yang mengeluarkan asap belerang. Danau Linow berada di Desa Lahendong, JI. Raya Lahendong (Sonder - Tomohon). Di sekitar danau ini terdapat satwa endemik berupa burung blibis dan serangga yang oleh penduduk setempat dinamakan "sayok" atau "komo". Serangga unik yang hidup di air tapi bersayap dan bisa terbang ini menjadi konsumsi penduduk setempat. Kadang-kadang terdengar kicauan burung-burung kecil dan burung putih besar yang melintasi danau. Di sekeliling tepi danau ini terdapat rerumputan hijau yang dapat dijadikan tempat yang ideal untuk makan siang bergaya piknik bersama keluarga atau kerabat.

2.Gunung Lokon



Terletak di sebelah barat dan tak jauh dari resort, gunung Lokon yang masih aktif menyajikan panorama pegunungan yang luar biasa dan lahar yang telah membatu memanjang berkelok sampai ke dekat kawah yang sering mengepulkan asap (dengan jalan kaki cepat hanya memakan waktu 45 menit). Kadang-kadang gunung ini menunjukkan aktivitasnya dengan menyemburkan abu sampai ke wilayah-wilayah pemukiman di sekitarnya.

3.Gunung Mahawu



Gunung Mahawu adalah gunung berapi stratovolcano yang terletak di timur gunung berapi Gunung Lokon-Gunung Empung di Sulawesi Utara,Indonesia. Gunung Mahawu memiliki lebar 180 m dan kedalaman kawah 140 m dengan dua kerucut Piroklastik di lereng utara.  Lerengnya yang landai menawarkan perjalanan yang kurang menantang namun pemandangannya tak kalah mengesankan. Di dalam kawahnya yang bisa dikelilingi dengan cukup mudah tersembunyi danau hijau zamrud yang beruap dengan simpanan belerang berwarna kuning. Kawah Gunung Mahawu adalah kawah mungil mendekati puncak gunung tersebut. Banyak pelancong datang ke sini untuk camping, merasakan sejuknya udara pegunungan. Dari pasar tradisional Tomohon, jaraknya hanya sekitar 30 menit atau 1 jam dari Manado. Kawah bisa dicapai dengan cara trekking selama 2 jam, atau arahkan mobil ke Desa Rurukan yang berjarak 10 menu dari entry point, lalu dari sana naik ojek sekitar 30 menit sampai ke puncak. Biayanya Rp. 10.000,- hingga Rp. 20.000,-. Bumi perkemahannya berada tak jauh dari kawah. Tempat yang nyaman untuk menikmati panorama dan kesejukan udara dari puncak gunung, terutama bagi yang belum pernah naik gunung.

4.Air Terjun Kali



Terletak di Pineleng Kota Manado. Meski perjalanan menuju objek wisata alam Air Terjun Kali di Desa Kali, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, cukup menguras tenaga, namun tetap saja diburu banyak pengunjung. Alasannya adalah dapat Anda tempuh selama 45 menit dari pusat Kota Manado untuk menikmati lokasi tersebut. Medan yang dilalui cukup menantang perjalanan Anda, berbukit-bukit dan berkelok-kelok. Ditambah lagi, pejalan kaki harus melewati hutan  belantara yang masih perawan. Jalan setapak yang dibangun pemerintah menuju ke lokasi tersebut juga tampak tidak terawat, ditumbuhi lumut. Bila tidak ekstra hati-hati, jalan ini amat licin, terutama di musim hujan. Namun, keletihan sewaktu menempuh perjalanan tidak terasa lagi begitu tiba di lokasi dan menyaksikan keindahan objek wisata alam anugerah Yang Mahakuasa ini. Para pengunjung domestik maupun mancanegara sangat kagum dengan menyaksikan panorama alamnya yang masih alami. Sulawesi Utara memang memiliki beberapa kekayaan panorama alam berupa air terjun. Tetapi yang berada di Desa Kali punya daya tarik tersendiri. Tiga tahapan menarik terlihat pada objek wisata ini. Sebelum air terjun, di atasnya tampak air luncur yang mengalir begitu deras di atas batu menyerupai papan. Dari situ air tertampung pada kolam berbentuk air pusar, lalu dari ketinggian 60 meter, air jatuh. Air Terjun Kali terdiri dari dua air terjun yang bersebelahan, setinggi 25 meter dan menimbulkan deru besar yang mempesona. Tiket masuknya hanya Rp. 2.100,- per orang. Anda pun harus siap membawa minuman serta cemilan sendiri.

5.Gua Jepang



Gua ini berada di pinggir jalan propinsi di antara Desa Kiawa dan Kawangkoan, sekitar 45 km dari Kota Manado.  Terdapat peninggalan bangsa Jepang berupa sejumlah gua yang dibangun di masa Perang Dunia Kedua. Suatu kenangan yang menakutkan dari salah satu pergolakan dalam sejarah Indonesia.

6.Danau Tondano






Siapa tak kenal Danau Tondano? Danau yang berada di dataran tinggi Minahasa ini adalah danau yang terbesar di Sulawesi Utara. Konon danau ini terjadi karena letusan yang dahsyat karena ada kisah sepasang insan manusia yang berlainan jenis melanggar larangan orang tua untuk kawin dengan nekat lari di hutan. Sebagai akibat melanggar nasihat orang tua maka meletuslah kembaran gunung kaweng tersebut sehingga menjadi danau Tondano.
Luasnya danau Tondano lebih dari 4.000 hektar. Paling cocok menikmati panorama Danau Tondano yang dikelilingi Pegunungan Lembean ini sambil menyantap ikan bakar khas Manado dari resto-resto yang berjajar di sepanjang jalan utama Danau Tondano. Semilir angin yang berhembus sepoi-sepoi membuat Anda tak ingin pergi dari tempat itu. Nikmati keindahan Danau Tondano saat makan siang atau di sore hari kala matahari tak terlalu menyengat. Danau ini juga berdekatan dengan tempat-tempat wisata lain yang tak kalah indahnya, sehingga Anda dapat sebelumnya atau sesudahnya mengunjungi tempat-tempat lain, seperti Kawah Mahawu atau Puncak Temboan. Bawa juga alat memancing, karena Danau Tondano kaya akan ikan. Atau, kelilingi danau dengan perahu sewaan dan seabrek aktifitas lain yang biasanya ditawarkan di akhir pekan. Namun kekurangan dari Danau ini adalah tidak tersedianya septik tank yang memadai bagi masyarakat yang bermukim di kawasan sekitar Danau Tondano, sehingga masyarakat mebuang kotoran manusia ke dalam perairan danau yang mengakibatkan peningkatan bakteri ecoli.
Para penduduk di sekitar pesisir danau menghasilkan aneka produk kerajinan tangan eceng gondok, kayu, rotan untuk di ekspor ke Australia dan Eropa.
Tempat pariwisata ini dipromosikan melalui internet, Televisi, Majalah dan lain-lain.

7.Taman Nasional Tangkoko




Dengan luas 8.429 hektar, kawasan ini memiliki keunikan satwa yang jarang ditemui di tempat lain, yaitu satu spesies bernama Tarsius. Sekitar 15 jenis ditemukan di sini, namun yang dikenal betul baru sedikit, di antaranya Spektrum, Dayana dan Pumulus. Tarsius adalah sejenis monyet 'mini'. Besarnya hanya seibu jari, dengan mata belo yang menggemaskan! Jenis Spektrum senang tinggal di pohon yang berlubang, seperti beringin. Satu pohon biasanya ada 6 Tarsius. Namun walaupun tinggal berenam, Tarsius adalah satu-satunya satwa yang dikenal menerapkan sistem monogami, alias selalu setia dengan satu pasangan saja. Kalau Spektrum hidup di pohon, lain lagi dengan Pumulus dan Dayana. Mereka lebih suka bermukim di tanah, di puncak-puncak gunung.
Selain Tarsius, di Taman Nasional Tangkoko juga ditemui sejenis monyet yang bernama Macacranica (yaki) dan kurang lebih 149 jenis burung. Yang paling besar adalah burung Rangkong. Orang Minahasa menyebutnya burung Taon, karena di paruhnya ada strip hitam yang konon menunjukkan umur dan setiap tahun garisnya bertambah satu.
 Tiket masuk Taman Nasional Tangkoko hanya Rp. 3.000,- per orang dan jika Anda membutuhkan pemandu, para petugas di Balai Taman Nasional ini bisa mengaturnya, dengan biaya antara Rp. 50.000,-hingga Rp. 100.000,- per trip, tergantung lamanya perjalanan dan penghargaan Anda terhadap jasa mereka.
8.Pulutan
Pulutan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Ramboken, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara. Sebuah desa khusus dengan kerajinan tembikar dan perabot rumah dari tanah liat.
9.Watu Pinabetengan
Tempat ini sebetulnya cukup sederhana. Hanya sebongkah batu besar berukuran 4 x 2 m di puncak sebuah bukit, yang dipenuhi dengan beberapa coretan yang katanya mengandung makna-makna tertentu. Tempat ini dipercaya sebagai tempat para leluhur Minahasa keturunan Toar dan Lumimuut (nenek moyang masyarakat Minahasa) untuk bertemu dan bermusyawarah. Para leluhur ini (dotu dotu) bertemu di tengah bongkahan batu besar tersebut dan meninggalkan beberapa bukti seperti goresan-goresan gambar dan simbol-simbol di permukaan batu. Hingga kini, makna dan arti dari simbol-simbol tersebut belum dapat dideskripsikan secara pasti. 



Watu Pinabetengan terdapat di Desa Pinabetengan, Kecamatan Tonpase, 50 km atau satu jam lebih dari Manado. Tak ada kendaraan umum yang melewati obyek wisata ini, pun tak ada tiket masuk. Selain itu, tak ada penjual makanan atau minuman. Jadi Anda harus membawa kendaraan sendiri serta bekal yang cukup. Walau begitu, kini bongkahan batu besar tersebut telah diberi atap dan dipugar dengan baik.
Karena jauh dari jalan besar, Watu Pinabetengan pun menjadi sunyi dan terpencil. Namun di waktu-waktu tertentu, sebagian orang yang mempercayai arti dan makna dari Watu Pinabetengan sebagai tempat yang mampu memberikan berkat tersendiri, berdatangan dari berbagai daerah untuk berdoa meminta berkat dan keberuntungan kepada para leluhur.

11.Taman Nasional Laut Bunaken



 


Taman laut Bunaken berada di Kel.Bunaken Kecamatan Bunaken sekitar 7 mil dari Pelabuhan Manado yang dapat ditempuh selama 35 menit dari pusat kota dengan menggunakan kapal motor. Kapal reguler berangkat ke Pulau Bunaken setiap pukul 14.00 WITA dengan tarif sekitar Rp. 20.000,- dari Pasar Jengki (muara Sungai Kuala Jengki). Namun tentunya pilihan ini hanya untuk yang ingin menginap di Pulau Bunaken. Sebab, dari Bunaken, kapal ini baru kembali ke Manado sekitar pukul 08.00 WITA keesokan harinya. Untuk waktu yang lebih bebas, puluhan perahu sewaan tersebar di pelabuhan di depan Hotel Celebes, Jl. Rumambi (Kompleks Pasar Ikan Tua). Mulai dari perahu kayu yang membutuhkan waktu 1 jam ke Bunaken hingga speedboat yang hanya memakan waktu separuhnya. Harga per hari pun beragam, mulai dari Rp. 300.000,hingga Rp. 500.000,-.
Pada awalnya Bunaken adalah pulau karang. Luas wilayahnya sekitar 887,5 hektar dengan kondisi morfologi sedikit bergelombang. Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu Taman Laut terindah di dunia. Sebagian besar wilayah pantainya terdiri dari hutan bakau dan pasir putih. Lautnya terdapat terumbu karang keras dan lembut, dinding karang yang terjal, dengan beraneka bentuk dan warna biota laut diantaranya terdapat ikan hiu, kura-kura, Mandarin Fish, kuda laut, ikan pari, dan yang terkenal adalah ikan purba Raja Laut (Coleacant) dan masih banyak lagi yang membentuk taman laut nan indah.
Keindahan taman lautnya dapat dilihat pada lokasi-lokasi yang disebut dengan Lekuan 1, 2, dan 3, Fukui, Mandolin, Tanjung Paragi, Ron’s Point, Sachiko Point, Pangalisang, Muka Kampung, dan Bunaken Timur. Merupakan tempat wisata Laut dan wisata bahari dengan obyek kunjungan wisata, yaitu laut dan pantai. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan, berupa menikmati taman laut dengan cara sigtseeing (berkeliling) naik perahu berkaca (katamaran), snorkeling (berenang memakai alat pernapasan), diving (menyelam), dan photografi underwater (foto bawah laut); serta berjemur badan dan tamasya pantai. Fasilitas yang disediakan di taman laut Bunaken, yaitu perahu berkaca, diving center, cottage (penginapan) rumah makan, pendopo, dan kios cenderamata.


IV.Kendala-kendala tempat wisata di Provinsi Sulawesi Utara

·Terbatasnya penerbangan langsung dari luar negeri.
·Terbatasnya fasilitas di Bandara Sam Ratulangi Manado dan kualitasnya masih perlu ditingkatkan untuk mendukung kenyamanan penumpang sebagai banadara internasional terutama soal kebersihan dan modernisasi fasilitas.
·Terbatasnya kapasitas ruas jalan antar destinasi pariwisata Bogani Nani Wartabone, Manado Kota, Tomohon-Tondano, Bunaken dan Bitung-Lembeh, Likupang dan Sangihe Talaud dalam aksebilitas darat.
·Belum terintegrasinya jaringan aksebilitas dan moda angkutan transportasi, khususnya di titik hub untuk mendukung kemudahan pergerakan wisatawan antar destinasi.

V.Saran

­­­ - Menurut kami fasilitas di bandara sam ratulangi Manado dan kualitasnya masih perlu ditingkatkan terutama soal kebersihan dan modernisasi fasilitas sehingga dapat membuat kenyamanan bagi parawisatawan yang datang ke provinsi sulawesi utara.
 - Membuat jaringan aksebilitas dan moda angkutan transportsi khususnya di titik hubungan untuk mendukung pergerakan wisatawan antar destinasi dan menambahkan kapasitas ruas jalan antar destinasi pariwisata Bogani Nani Wartabone,Manado Kota, Tomohon-Tondano,Bunaken dan Bitung-Lembah Lingkupang dan sangihe Talaud dalam akses aksebilitas darat.
 - Menjaga kebersihan di kawasan pariwisata khususnya Sulawesi utara untuk kenyamanan para wisatawan dan jangan merusak tempat parawisata dan kita harus melestarikan tempat-tempat pariwisata serta mahluk hidup yang ada di dalamnya.